Kristen Protestan berkembang di Indonesia selama masa kolonial Belanda (VOC), pada sekitar abad ke-16. Kebijakan VOC yang mereformasi Katolik dengan sukses berhasil meningkatkan jumlah penganut paham Protestan di Indonesia.
By targus
#8105
Hai teman-teman,

Saya menemukan komunitas ini ketika mencari di google dengan kata kunci "pendoa syafaat" dan akhirnya saya daftar. Saya seorang kristen, sejak kuliah saya rajin ikut persekutuan doa di kampus juga di GL ministry. Saya juga sudah dibabtis selam di Tiberias dan sering konseling dengan pendoa syafaat. Bahkan saya juga telah mengambil S2 Teologia dengan tujuan agar lebih mengerti Firman. Selain agar dekat dengan Tuhan, alasan saya yang paling mendasar sebenarnya adalah untuk mengetahui apakah saya masih berkenan dihadapanTuhan dan berhak atas karuniaNYA atau saya sudah seperti Firaun yang hatinya dikeraskan Tuhan.

Dasar pertanyaan itu sendiri adalah akibat dosa yang LUAR BIASA yang pernah saya lakukan ketika masih SMP bahkan saya percaya akibat dosa itulah muncul salah satu penyakit yang tidak akan sembuh lagi karena secara medis telah mengalami kerusakan permanen. Dosa-dosa itu telah saya akui dihadapan Tuhan dan memohon kepadaNYA kesembuhan sebagai tanda dosa itu telah dihapuskan. Sampai saat ini, penyakit ini tetap ada dan hati saya tetap percaya penyakit ini karena dosa.

Saya sedang berusaha mencari pendoa syafaat yang punya karunia khusus untuk "melihat" hidup saya. Kalau ada yang tau mohon kiranya dapat memberikan nama, nomor kontak dan alamat. Seandainya ada teman-teman disini yang berkenan untuk membantu berdoa, saya sangat berterima kasih.
#8110
hai salam kenal saudara/saudari targus.. kadang Tuhan ijinkan banyak hal yang terjadi dihidup kita bukan karena kita tidak layak dihadapanNya.melainkan Tuhan mempersiapkan kita untuk rencanNya yang besar ,karena impian Tuhan melebihi pikiran kita sebagai manusia.

saya percaya,penyakit yang masih ada didalam tubuhmu itupun tak lepas dari ijin Tuhan untuk kamu alami.setiap penderitaan itu merupakan salib untuk kita memikul beban tersebut.supaya iman kita semakin dimurnikan dan membawa kemuliaan bagi nama Tuhan.

beberapa bulan yang lalu aku mendoakan seorang bayi yang mengalami kelainan pada oragan tubuhnya.disisi lain aku juga mendoakan seoarang anak remaja berumur 17 th memiliki penyakit kanker otak.

aku sempat ditegur oleh seorang pendeta senior,karena mendokan orang orang yang sakit kenapa tidak sembuh seketika seperti petrus menyembuhkan seorang pengemis yang duduk digerbang bait Allah yang lumpuh bertahun tahun dan dapat berdiri.

aku langsung menjawab beliau,Tuhan mampu menyembuhkan mereka seperti membalikkan tangan.tapi,Tuhan tidak mengijinkan itu terjadi .karena orang orang yang sakit itu Tuhan pakai untuk menggerakkan orang orang lain untuk terbeban menjadi pendoa syafaat dan menggerakkan pertumbuhan iman mereka terhadap Tuhan.

mujizat paling besar bukanlah orang yang sembuh dari penyakitnya,melainkan orang yang sakit itu mampu membuat orang orang lain datang kepada Tuhan dengan iman mereka.

Tuhan mampu memakai situasi siapapun untuk memenangkan hati orang orang yang terluka untuk datang kembali kepada Tuhan.

bejana yang retak mungkin tidak terlihat keindahannya.tapi sang pembawa bejana yang retak mampu mengairi tanaman tanaman liar untuk menghiasi taman ...

Tuhan selalu memiliki tujuan yang indah bagi hidupmu.... bukan karena Tuhan tidak mampu,tapi Tuhan menginginkan hatimu untuk menjadi bejana yang dipakai Tuhan sesuai dengan rencanaNya...
#8114
Hai little star, terima kasih telah menyempatkan waktu untuk menanggapi pesanku disini dan di PM tapi karena saya sudah buat topik ini, sebaiknya saya tanggapi saja. Saya setuju dengan apa yang kamu jelaskan. Memang demikian adanya, Tuhan berdaulat atas apa yang dikehendakiNya. Dalam hal penyakit yang saya ceritakan saya sudah tidak pernah terbeban lagi, bukan karena kecewa kepada Tuhan, tapi karena menyadari kedaulatan Tuhan. Kalau Dia mau aku sembuh, maka pasti sembuh, kalau tidak, ya tidak. Intinya, hal apa pun yang terjadi dalam hidupku, tidak pernah saya persoalkan dengan Tuhan tapi saya terima dengan syukur sesuai firmanNYA mengucap syukur dalam segala hal akan indah pada waktunya.

Pokok masalah yang membuatku risau adalah bagaimana posisiku di hadapan Tuhan saat ini, apakah saya masih berkenan dihadapannya atau tidak? Kalau tidak berkenan, lantas untuk apa saya hidup? Tuhan mengeraskan hati Firaun, Tuhan menolak Saul, saya tidak bisa bayangkan bagaimana rasanya hidup dalam salah satu posisi itu. Mungkin saya lebih memilih mati. Jawaban untuk hal inilah yang sedang saya cari saat ini. Saya telah berdoa dengan sungguh minta jawaban Tuhan, tapi belum dijawab. Saya percaya ketika Tuhan menjawab doa maka damai sejahtera akan turun atas kita. saya tidak merasakan itu.
#8122
saudara/saudari targus, berbicara tentang perkenanan Tuhan jika kita melangkah dengan iman untuk menghampiri tahtaNya ,Tuhan tidak pernah menolak kita sebagaimana anak anakNya yang kembali datang kepadanya sebagai anak terhilang dulunya.

saya jadi teringat dengan teman komunitas di persekutuan salah satu gereja,juga pernah mengatakan hal yang sama sepertimu.ini seperti halnya dia menginginkan visi Tuhan secara pribadi buat hidupnya.beliau juga pelayanan di gereja sebagai pengurus dan keluarganyapun melakukan pelayanan juga.hanya saja beliau masih merasa tetap ada yang kurang dalam hal apa yang beliau kerjakan.pelayanan hanya rutinitas dan beliau juga tidak pernah mendengar suara Tuhan padahal beliau rajin mengadakan mezbah keluarga dan berpuasa.

jujur,sejak kecil aku sudah bisa mendengarkan suara Tuhan.dan Tuhan bisa perlihatkan semua hal tentang masa depanku.waktu aku umur 18 th ,aku mengikuti kelas alkitab di gereja bethany walau cuman mengambil 2 tingkat aja.aku sempat pernah bertanya tentang hamba hamba Tuhan seperti benin hin dan billy graham ,bagaimana bisa Tuhan memakai beliau beliau begitu luar biasa .dan Tuhan menjawab,mereka bisa dipakai secara luar biasa karena memiliki hubungan dengan Tuhan.

hubungan yang aku bangun dengan Tuhan ,awalnya karena remuk hati saat aku berumur 15th.aku memiliki keluarga broken home.buatku,keluarga adalah segalanya dimana aku meletakkan hatiku untuk memberikan yang terbaik.papaku pergi dari rumah selama 10th.dan aku berdoa meminta pada Tuhan,aku akan membayar berapapun harganya untuk membawa papaku kembali ke mama dan saudara saudaraku.

Tuhan menginginkan aku untuk memaafkan orang yang menyakiti keluargaku hingga membuat papa pergi dr rumah.dengan berat hati menelpon dia,dan mengatakan bahwa aku memaafkan dia.setelah itu Tuhan mengnginkan aku untuk menikah dengan orang yang Tuhan pilih.

aku sempat berpuasa berminggu minggu hingga berbulan bulan,jawabannya tetap sama.aku tahu betul jika aku menikah dg seseorang yang Tuhan pilih kehidupanku tidak seindah yang aku inginkan.disitulah Tuhan membentuk karakter pribadiku sebagai proses mendewasakn diriku.

setelah 10 th,papaku akhirnya kembali kerumah..

aku menemukan cinta sejati saat aku mau melakukan yang Tuhan kehendaki dalam hidupku.dalam penderitaan aku selalu melihat mujizat Tuhan.

Tuhan tidak menunggu ku untuk aku mempertanyakan apa yang terjadi buat keluargaku.Dia hanya menginginkan aku untuk tahu isi hatiNya.

setiap hari hingga sekarang,kerinduanku terhadapNya begitu semakin dalam.aku tidak pernah berdoa layaknya hamba Tuhan dengan kata kata puitis dan intelektual.setiap hari aku selalu berbicara dengan Tuhan layaknya sahabat dan Bapa..

aku tahu ,kedengarannya seperti orang gila selalu bicara sendiri.aku tidak bicara dengan manusia.aku bicara dengan Bapaku...

menjelang malam aku mau tidurpun,aku hanya berkata i love u .. aku tidak berdoa muluk muluk.
bahkan kadang makanpun aku selalu mengajak berbincang bincang layaknya Dia ada sebagai manusia dihadapanku.Dia bukan manusia tapi aku tahu Dia hadir dimanapun aku berada.

tak jarang ketika aku masak didapur,aku mendengarkan lagu pujian .aku bisa melakukan penyembahan yang selalu membuat airmataku tak mampu untuk menahannya.

bahkan saat aku berbicara sekarang ini denganmu,airmataku pun juga meluap.karena aku sangat begitu mencintaiNya... apapun tentang Tuhan selalu begitu indah untuk hidupku.
aku tidak mengikuti aturan gereja untuk aku dapat mengenal Tuhan lebih lagi.

dari pada dirimu selalu bertanya tentang semua hal yang kau ajukan ke Tuhan,kenapa tidak merubahnya dengan mengenal Tuhan secara pribadi? memiliki pengalaman dengan Tuhan.satu ayat cukup untuk dapat membuatku menjadi pelaku firman setiap hari.Tuhan akan membawamu berjalan dalam iman.meskipun tidak tahu maksudNya,rancangan Tuhan bukan rancangan yang membawa kedalam kecelakaan tapi masa depan yang penuh dengan pengharapan.percaya dalam segala hal,bahwa Tuhan selalu mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Dia.
#8127
Hai little star, waktu saya menemukan komunitas ini secara tidak sengaja dari google, halaman inilah viewtopic.php?f=15&t=757 yang pertama saya lihat dan disitu tertulis: "jika saudara membutuhkan untuk didoakan saya akan melayani anda" Itulah yang membuat saya mengirimkan PM karena saya butuh didoakan.
Karena saya percaya tidak ada yang kebetulan maka saya percaya bahwa saya menemukan pesanmu itu juga bukan karena kebetulan. Ada 9 karunia roh dan saya membutuhkan pendoa syafaat yang memiliki salah satu atau lebih karunia tersebut.

Sama seperti pengalamanmu, dalam berkomunikasi dengan Tuhan saya tidak mengutamakan hal-hal fisik seperti suara yang merdu untuk memuji dan menyembah Dia, kata-kata yang enak di dengar telinga ketika berdoa, pakaian yang licin dan aksesorinya untuk beribadah, dsb. Dalam kesendirian dimana pun itu, dikendaraan sekali pun sudah pasti yang ada dalam hati dan pikiranku pasti Tuhan dan yang keluar dari mulutku pasti pujian, penyembahan dan doa. Doa yang kupanjatkan bukan hanya untuk kebutuhan pribadi tetapi lebih kepada memenangkan jiwa bagi Tuhan, pertobatan, pertumbuhan, dan pembaharuan iman. Jadi, sudah pasti bahwa doa-doa saya lebih kepada peperangan rohani di setiap tempat yang saya lewati atau dimana pun saya berada.

Saya bukan pelayan di gereja manapun dan saya tidak pernah merasa kekurangan dalam pelayanan karena pelayanan dalam arti luas bukan hanya di gereja, ladang tuaian terlalu panjang dan lebar untuk disebutkan satu per satu. Hidup dan matiku pun tidak jadi beban dalam pelayananku. Saya siap menjadi Stefanus karena mataku hanya tertuju pada Mahkota yang dijanjikanNYA.

Saya selalu berusaha menghindari teori-teori yang tidak dapat dipraktekkan dalam berbicara khususnya tentang Tuhan mungkin karena saya sudah kenyang dengan itu. Kebanyakan teori justru membuat jemaat bingung atau salah mengartikan sehingga mereka menjadi salah mempraktekkan. Hal ini terjadi mungkin karena latar belakang yang berbeda-beda. Misalkan kita meminta 10 orang termasuk kita untuk menuliskan pengertian tentang perkenanan Tuhan, remuk hati, mengenal Tuhan secara Pribadi, Kerajaan Allah, Kerajaan Surga, dsb maka pasti yang dituliskan dan pengertiannya berbeda-beda. Kalau demikian maka prakteknya pun akan berbeda-beda. Agar perbedaan tersebut tidak membuat umat Tuhan tersesat disitulah perlu peran Roh Kudus untuk menyingkapkan segala rahasia pemaknaan yang seperi Tuhan mau. Tugas pelayanan terpenting adalah menyederhanakan hal-hal tersebut sehingga sangat mudah untuk dimengerti dan untuk inipun butuh karunia Roh.

Hubungannya dengan masalahku adalah saya tidak tau apakah Tuhan masih menerimaku atau sudah menolakku atau sedang mengeraskan hatiku akibat dosa. Menurutku tidak ada teori apapun yang dapat menjawab ini. Ananias tau apa yang terjadi kepada Saulus yang berdosa sebelum dia bertemu dengannya dan tau apa yang harus dilakukannya kepada Saulus karena Tuhan telah berbicara langsung kepadanya. Pada KKR di Haiti, Morris Cerullo menegur 300 dukun yang bermaksud membunuhnya dengan mantra karena Tuhan telah berbicara dengannya di hotel. Saya sedang berdoa kepada Tuhan untuk bertemu dengan pendoa syafaat yang punya karunia seperti Ananias dan Morris Cerullo. Saya menemukanmu disini sebagai seseorang yang punya karunia untuk mendengar suara Tuhan dan doa yang dikabulkan. Maukah kamu melayaniku berdoa untuk menjawab persoalanku? Atau adakah pendoa syafaat yang menurutmu memiliki karunia Roh?
#8129
dengan senang hati saya pasti berdoa untukmu.. jika Tuhan memiliki pesan khusus untukmu,aku pasti menyampaikannya secara pribadi.. yang aku tahu hanya ada dua tipe dosa.jika seseorang menghujat roh kudus sebelum terima babtisan ,masih bisa diampuni dosanya.tapi jika sudah menerima babtisan dan melakukan penghujatan terhadap roh kudus,tidak akan diampuni dosanya sekalipun mencucurkan air mata darah sekalipun.dosa sebesar apapun selain penghujatan roh kudus,masih bisa diampuni...

banyak sekali aku melihat kejatuhan pelayan pelayan yang memiliki nama besar.meskipun mereka masih melakukan pelayanan hingga detik saat ini,tapi integritas mereka tergadaikan.banyak dari antara mereka awalnya melayani dengan roh dan mengakhirinya dengan kedagingan.

saat ini kita memasuki jaman penampian.. setiap orang yang memiliki perkenan Tuhan akan menjawab panggilan Tuhan bak tentara yang siap maju dalam setiap pertempuran.terlalu banyak aku melihat ide ide pelayan pelayan Tuhan berasal dari mereka sendiri hanya untuk menghidupkan gereja.melakukan sesuatu hal yang spektakuler di mata manusia tapi semua hasilnya bukan dari kehendak Tuhan.jika aku mau jujur,banyak pelayan pelayan Tuhan yang memiliki kepandaian berfikir untuk membuat banyak orang tertarik mengikuti.mencuri urapan Tuhan hanya untuk dikagumi manusia.

dosa ananias dan safira berbeda dg dosa saulus.ananias dan safira ,mereka mengambil bagian dalam melakukan pelayanan terhadap Tuhan pada jemaat mula mula.dan pencurahan roh kudus tercurah atas hidup mereka.mereka mendustai roh kudus secara pribadi.

sedangkan dosa saulus,dia melakukan hukum taurat tanpa pengenalan roh kudus.Tuhan masih bisa mengampuni saulus karena dia belum mendpatkan pencurahan roh kudus.berbeda dengan jaman yesus yang masih ada dibumi ketika melakukan pelayanan dan dihujat oleh orang orang taurat.saulus belum pernah melakukan penghujatan secara pribadi terhadap Yesus ketika masih hidup.kasih karunia Tuhan menganugrahkan keselamatan terhadap saulus untuk Tuhan menjadikannya sebagai kemuliaanya.aku tahu saulus membunuh pengikut pengikut yesus karena perintah ajaran yang dia terima sejak kecil bukan berarti dia tahu kebenaran.ahli ahli taurat tahu kebenaran dan tahu siapa yesus sesungguhnya tapi mereka menyangkali dan melakukan penghujatan.

paulus memiliki penyakit juga ,Tuhan juga tidak menyembuhkan dia.bahkan sampai dia bicara cukuplah kasih karunia yang ada padaku.dalam pertobatannya dia berani membayar harganya oleh sebuah keselamatan yang dia kerjakan dengan iman dan tidak memperhitungkan nyawanya.mati dipenjara sampai akhir hidupnya.

pelayan pelayan Tuhan yang memiliki nama besar sekarang ini ,apakah mereka memiliki komitmen untuk bisa mati sebagai martir? kebanyakan mereka memberikan khotbah tentang pengangkatan untuk menyelamatkan diri mereka sendiri.cukup yesus yang mati dikayu salib bukan mereka yang harus mati juga sebagi martir.pelayan pelayan Tuhan yang siap mati sebagai martir tidak akan sibuk untuk memperkaya diri.