Kristen Protestan berkembang di Indonesia selama masa kolonial Belanda (VOC), pada sekitar abad ke-16. Kebijakan VOC yang mereformasi Katolik dengan sukses berhasil meningkatkan jumlah penganut paham Protestan di Indonesia.
By little star
#6280
Saat saya berumur 13 tahun,saya sangat menyukai buku bacaan bergambar seperti komik.Bahkan buku buku kecil tersebut bisa memenuhi tempat bantal di tempat tidur.Terkadang Papa yang melihat hal itu sempat marah,bagaimana bisa komik lebih penting dari buku pelajaran sekolah.Satu hari saya bisa membaca komik sampai 20 buku.Sampai acara makan pun,mama bisa menyiapkan di depan hidung jika tahu saya tidak makan seharian.

Saya juga tidak begitu mengerti komik-komik tersebut bak sihir yang membuat saya berimajinasi setiap hari.Suatu kali setelah pulang dari sekolah ,saya lebih memilih untuk jalan kaki walaupun jarak sekolah dan rumah begitu jauh.Terik panas mataharipun mulai menyengat kulit hingga peluh keringatpun membasahi seragam sekolah.Tapi itu tidak membuat saya berhenti berimajinasi dengan menikmati jalan jalan kecil yang saya susuri.

Dimulai dari imajinasi ini,pikiran pun mulai bermain.'Suatu hari nanti pasti ada seseorang akan menulis cerita kehidupanku.' Sungguh kelihatan mustahilkan ? bagaimana bisa ada orang akan tertarik melihat kehidupan anak manusia yang biasa dijadikan tontonan untuk dicatat sejarah hidupnya?

Jujur saja,jika orang tahu tentang imajinasi saya ini mereka akan tertawa terbahak bahak.Bahkan tidak heran apabila merekapun dapat berkata 'gila'.

Hanya karena anak usia 13 tahun seperti saya,apa yang akan mereka pikirkan bukanlah suatu halangan untuk dapat menikmati dunia saya sendiri.

Setelah 14 tahun berlalu,Tuhan menuntun saya untuk melakukan sebuah pelayanan di sebuah komunitas radio.Awal untuk masuk dalam komunitas tersebut tidaklah begitu mudah.Karena sms yang masuk dalam radio tersebut bisa sampai ratusan.Untuk membuat perbedaan,sayapun mulai ikutan kuis yang mereka adakan.4 penyiar dari radio tersebut begitu terkejut setengah mati mendengar jawaban saya.Mereka hanya mengajukan kuis untuk saran dan kritik para penyiar,tetapi jawaban yang saya berikan adalah semua sifat dan karakter mereka seakan akan menelanjangi diri mereka.Mereka pun mulai ribut hingga pendengar pun dapat mendengar kejadian itu karena dalam keadaan on air.Satu per satu dari para penyiarpun mulai bertanya siapa sms yang bisa tahu pribadi mereka secara detail.Dan saya hanya terdiam.

Setelah dengan berbagi pertimbangan merekapun mulai mengumumkan hasilnya untuk pendengar bagi para nama - nama yang layak diberi hadiah.Ternyata nama saya dalam daftar para pemenang kuis.Dari situlah saya mulai memberikan sms sms sapaan terhadap mereka.dan mulai mengajaknya berbincang bincang walaupun hanya satu arah.Mereka tidak merespon sms saya dengan jawaban spontan,kemungkinan sms saya hanyalah spam.Tetapi buat saya itu sangat menyenangkan.Hingga akhirnya saya dapat mencium suatu permasalahan yang terjadi antara penyiar dan pendengar,kesempatan pun tidak akan saya sia siakan.

Penyiarpun merasa terusik dengan setiap sms sms yang saya kirimkan akhirnya tergerak untuk menelpon.Diapun mulai bertanya'Kamu nih siapa ?tiap kali ada pendengar lain yang buat saya emosi ,kamu selalu datang dengan ayat firman yang buat saya dapat menahan diri saya.Malaikat kah ?' sayapun menjawab dia,'Tuhan hanya ingin saya melakukan pelayanan ini,jika ingin masalahmu selesai kamu harus mau menurut apa yang saya katakan buatmu.Dan kau akan lihat perbuatan tangan Tuhan buat hidupmu.'

Tuhan pun campur tangan dengan masalah yang dia alami hingga akhirnya penyiar tersebut dapat melaluinya dengan kemenangan terhadapa pendengar yang mengganggunya dengan jalan damai.Sejak saat itu penyiar penyiar radio tersebut mulai mengikuti semua sms sms yang saya kirimkan buat mereka.Semua hal yang saya kirimkan, mereka mulai mencatatnya dan menyimpan semua sejarah yang alami saya bersama Tuhan...

Hanya dimulai dari sebuah komik,Tuhan memberikan mimpi kepada saya menjadi kenyataan..
mungkin saya tidak pernah mengenyam sekolah theologi dan memilki title pendeta.. tapi saya mau menjadi terang di tengah kegelapan..