Buddha merupakan agama tertua kedua di Indonesia, tiba pada sekitar abad keenam masehi. Sejarah Buddha di Indonesia berhubungan erat dengan sejarah Hindu, sejumlah kerajaan Buddha telah dibangun sekitar periode yang sama.
#2379
Dony Zhou wrote a new note: 第十一問:神通從何來? [Pertanyaan Kesebelas: Dari Mana Kesaktian Berasal?] By : Sheng Yen Lu.
4/19/12 ·
問的人說:「盧師尊的成就顯見在您為眾生的消災解厄、賜福解惑上。您所創辦的真佛宗,每天在上演著感人的真實事蹟,這是個人人都有故事的大家庭。那麼是不是明心見性者,自然而然地就會有神通濟世的能力?」

我的回答:

我舉一個實際的例子:

我有一回,到日本去旅行,去了北海道。

我告訴日本導遊:「北海道有一個城市,它叫『名寄』,你知道這個地方嗎?」

日本導遊冷冷地說:「北海道沒有一個地方叫『名寄』。」

我說:「我知道確實有。」

日本導遊說:「沒有就是沒有。我在北海道導遊十多年,從來沒聽過『名寄』。」

日本導遊把地圖攤開來給我看,整個北海道圖中,城市、交通、景點、風土、山水,全部呈現了出來,我們一看,果然沒有『名寄』,我啞口無言。

到了某一公路的休息站,我們休息一回。

一部遊覽車開到我們的眼前,停下。

車牌號碼:「名寄──627」

同遊驚呼:「名寄」、「名寄」。我一看,也呆了,是「名寄」的遊覽車。

同遊又驚呼:「627」、「627」。我也嚇了一大跳,6月27日,是我的生日。

更令人大駭的是,開車的日本人,就叫著「勝彥」。

(勝彥先生與盧勝彥師尊,合拍一張照片)

這部遊覽車,無巧不巧,就在我們的眼前停車,證明了三點:

一、有「名寄」的地方。

二、我的生日6月27日。

三、開車者是勝彥先生。

那位日本北海道的導遊,口中喃喃的說,這是怎麼回事?這是怎麼回事?老牌導遊的臉上,幾乎掛不住了。

「名寄」是北海道最北方的小城市,一年中,只有幾個月是晴天,大半年都是冰天雪地的小地方。

有人問:「是神通還是巧合?」

我答:「巧合的不可思議,就是神通!」

「明心見性就會有自然而來的神通嗎?」人問。

我答:密教行者,修風入於中脈,在中脈入、住、融。用水下火上於「命脈」中,開啟了心輪,見證了佛性,自然產生了神通。

密教開啟「眉心輪」、「喉輪」、「心輪」、「臍輪」、「密輪」均會產生神通力。這就是密教「生起次第」及「圓滿次第」的真正神通力的產生。是自然而然的,不是強求的。

其實神通也是一時之幻,真正「明心見性」者,不會去執著神通。因為:

一切諸法,皆悉空寂,無生無滅。

修習空法,得脫三界。(法華經)

(脫三界,是最大的神通)

如果不是脫三界的大神通,而是消災解厄、賜福解惑、化無為有、不可能變可能、息災、增益、敬愛、降伏……。這些也是一時之「幻」而已矣!

我的一些神通事蹟,只是巧合,實在太巧合了,便叫神通。這些只是啟人信仰而已!

我說:「明心見性,神通自心流露了!無啥!」


Penanya bertanya, "Keberhasilan Mahaguru Lu tampak pada Anda menyingkirkan malapetaka, memberkati, dan memecahkan kebingungan insan. Zhenfo Zong yang Anda rintis, setiap hari mempertunjukkan kisah nyata yang sangat mengharukan, ini merupakan keluarga besar yang setiap penganutnya punya kisah tersendiri. Kalau begitu, apakah orang yang memahami hati dan menyaksikan Buddhata, dengan sendirinya akan memiliki kemampuan menyelamatkan dunia dengan kesaktian?"

Jawaban saya:

Saya berikan sebuah contoh nyata:

Suatu kali saya berwisata ke Hokkaido, Jepang.

Saya beritahu pemandu wisata Jepang, "Di Hokkaido adalah sebuah kota bernama "Nayoro", tahukah Anda tempat ini?"

Pemandu wisata Jepang berkata dengan dingin, "Di Hokkaido tidak ada tempat bernama Nayoro."

Saya berkata, "Saya tahu benar-benar ada."

Pemandu wisata Jepang berkata, "TIdak ada ya tidak ada. Saya telah 10 tahun lebih menjadi pemandu wisata di Hokkaido dan tidak pernah mendengar Nayoro."

Pemandu wisata Jepang membentangkan peta dan perlihatkan pada saya, di dalam seluruh peta Hokkaido, kota, transportasi, objek wisata, iklim, gunung dan sungai, semua terpampang, begitu kita lihat, memang tidak ada Nayoro, saya pun bungkam.

Begitu tiba di tempat peristirahatan di sebuah jalan tol, kita istirahat sebentar.

Sebuah bus pariwisata berhenti di depan mata kita.

Nomor plat bus, "Nayoro -- 627"

Rombongan berseru kaget, "Nayoro", "Nayoro". Begitu saya lihat, saya juga bengong, bus pariwisata "Nayoro".

Rombongan berseru kaget lagi, "627", "627". Saya juga terkejut, bulan 6 tanggal 27 adalah ulang tahun saya.

Yang lebih mengagetkan adalah, supir bus Jepang bernama "Katsuhiko" (Sheng-yen)

(Bapak Katsuhiko (Sheng-yen) berfoto bersama Mahaguru Sheng-yen Lu)

Bus pariwisata ini kebetulan sekali berhenti di depan mata kita, membuktikan 3 hal:

1. Ada tempat bernama Nayoro.
2. Hari ulang tahun saya tanggal 27 Juni (bulan 6 tanggal 27).
3. Supir bus bernama Bapak Katsuhiko (Sheng-yen)

Pemandu wisata Jepang di Hokkaido ini bergumam, ada apa ini? Ada apa ini? Wajah pemandu wisata senior hampir tak mampu diangkat.

Nayoro adalah kota kecil di ujung utara Hokkaido, dalam setahun, hanya ada beberapa bulan cerah, selebihnya merupakan kota kecil yang diselimuti oleh salju.

Ada orang bertanya, "Itu kesaktian atau kebetulan?"

Saya jawab, "Kebetulan yang sangat tak terbayangkan disebut kesaktian!"

"Apakah dengan memahami hati dan menyaksikan Buddhata, dengan sendirinya akan memiliki kesaktian?" Orang bertanya.

Saya jawab: Tantrika, melatih angin memasuki nadi tengah, di nadi tengah, masuk, menetap, dan melebur. Dengan air turun dan api naik di nadi kehidupan, membuka cakra hati, menyaksikan Buddhata, dengan sendirinya menghasilkan kesaktian.

Tantrayana membuka "cakra kening", "cakra tenggorokan", "cakra hati", "cakra pusar", "cakra kemaluan", semua akan menghasilkan daya kesaktian. Inilah kesaktian sejati yang dihasilkan dari Kye-rim dan Dzog-rim Tantrayana. Alami dan bukan dipaksakan.

Sebenarnya, kesaktian juga ilusi sesaat, orang yang benar-benar "memahami hati dan menyaksikan Buddhata", tidak akan melekat pada kesaktian. Karena:

Semua Dharma akan kosong dan hening, tidak lahir maupun musnah.
Melatih Dharma kekosongan, terbebaskan dari 3 alam. (Sutra Avatamsaka)

(Terbebaskan dari 3 alam adalah kesaktian terbesar)

Jika bukan kesaktian besar terbebaskan dari 3 alam, melainkan menyingkirkan malapetaka, memberkati, dan memecahkan kebingungan, menjelmakan yang tidak ada menjadi ada, yang tidak mungkin menjadi mungkin, tolak bala, kemakmuran, cinta kasih, penaklukan....... Semua ini juga ilusi sesaat belaka!

Semua kisah nyata seputar kesaktian saya, hanya kebetulan, sungguh sangat kebetulan, maka disebut kesaktian. Semua ini hanya mengilhami keyakinan manusia saja!

Saya berkata, "Memahami hati dan menyaksikan Buddhata, kesaktian pun mengalir dari hati sendiri! Tidak ada apa-apanya!"


buku ke : 227 {Setitik Pencerahan}
書: {227_悟境一點通}