Buddha merupakan agama tertua kedua di Indonesia, tiba pada sekitar abad keenam masehi. Sejarah Buddha di Indonesia berhubungan erat dengan sejarah Hindu, sejumlah kerajaan Buddha telah dibangun sekitar periode yang sama.
#2438
Dony Zhou wrote a new note: 第十六問:神算與算命有何不同?Pertanyaan Keenambelas: Apa Bedanya Ramalan Dewata dan Ramalan Nasib? By: Sheng Yen Lu.
4/13/12 ·
問的人說:「我們多少有聽朋友介紹,說坊間某些算命仙很準,我們多少也喜歡算命。不知道盧師尊的神算和一般的算命有什麼不同?」

我的回答:算命與神算都是「依通」。

一、依臉──上停是少年、中停是壯年、下停是晚年。

眉毛看兄弟宮。

眼尾看夫妻宮。

眼睛看智慧宮。

耳朵看壽命宮。

鼻子看財帛宮。

口看經濟宮。

法令看權位宮。

下巴看奴僕宮。

二、依八字──有八字推論、紫微斗數、鐵板神算等。

其中的「鐵板神算」須算到年、月、日、時、分。是邵康節先生的創意。

邵康節先生以邏輯的方式,依條文設計,出版了數大冊的「邵子易數」。

依年、月、日、時、分,推算出你的條文。

父是誰?母是誰?

兄弟幾人?幾人生,幾人死。

做何事業?

幾個子女。

遭逢貴人、或債主,均在條文中。

甚至你的薪水,也能算出有多少?

一一中的。

另:袁天罡的「八字秤兩」,亦甚準確。

還有:摸骨的、星座的、姓命學的、一丈青的、天靈秤的、身痣的、腳之相、……。

我的神算確實與這些算命不同,因為我依的是佛菩薩的指示。

舉例說明:我算總統選舉,誰會當選?

我只須看天。

天上有誰的名字,誰就會當選!

很簡單。

我算人的生?人的死?

我只召來「司命真君」。司命真君會把生日、死日寫在紅布上。

一看就明白了。

我算人的福份?

只看他的身旁是福神,多少位。或看他的身旁是喪神,多少位。

便知他的福份,或根本沒有福份。

我算人的健康及意外?

只看他吉神在身或凶神在身。

便知道。

我算人的婚姻?

只看喜神在,便知婚緣至。

喜神不在,婚緣未至。

這是如何看?有「天眼」、「慧眼」、「法眼」、「佛眼」就能夠看。「肉眼」是看不到的。所以我的神算,世人不知,而自己知之。

莊嚴經論云:

能取及所取,此二為心光。

種種心光起,如是種種相。

我們修行人,因修行功深之故,能得五眼六通,甚至不知道的事,向上師、本尊、護法禱告啟白,晚上睡眠時,上師、本尊、護法均會來告之的。

這正是:

思之,思之!

通之,通之!


Penanya bertanya, "Kita sedikit banyak mendengar teman merekomendasi, mengatakan ada beberapa peramal di kedai pinggir jalan sangat manjur, kita sedikit banyak juga suka ramalan nasib. Apa bedanya ramalan dewata Mahaguru Lu dan ramalan nasib?"

Jawaban saya: ramalan nasib dan ramalan dewata, keduanya adalah "kesaktian mengandalkan".

1. Mengandalkan wajah -- bagian atas wajah adalah masa muda, bagian tengah wajah adalah masa dewasa, bagian bawah wajah adalah masa tua.
Alis mata untuk melihat istana saudara kandung.
Bulu mata untuk melihat istana suami istri.
Mata untuk melihat istana kebijaksanaan.
Telinga untuk melihat istana umur.
Hidung untuk melihat istana kekayaan.
Mulut untuk melihat istana ekonomi.
Garis dari cuping hidung ke sudut bibir untuk melihat istana kekuasaan.
Dagu untuk melihat istana abdi.

2. Mengandalkan 8 data kelahiran -- ada teori 8 data kelahiran, astrologi, ramalan dewata besi, dan lain sebagainya.

Ramalan Dewata Besi di antaranya, mesti meramal hingga tahun, bulan, tanggal, jam, menit. Merupakan ide kreatif dari Bapak Shao Kangjie.

Bapak Shao Kangjie menggunakan metode logika, merancang menurut ayat-ayatnya, menerbitkan beberapa kitab besar Shaozi Yishu.

Berdasarkan tahun, bulan, tanggal, jam, menit, menghitungkan ayat-ayat Anda.

Siapa ayah? Siapa ibu?

Berapa saudara kandung? Berapa orang yang lahir, berapa orang yang meninggal dunia.

Apa profesi Anda?

Berapa putra-putri Anda?

Bertemu penolong atau penagih utang, semua di dalam ayat tersebut.

Bahkan dapat diramalkan berapa jumlah gaji Anda?

Semuanya tepat.

Selain itu: "Timbangan 8 data kelahiran" dari Yuan Tiangang, juga sangat tepat.

Ada lagi: meraba tulang, zodiak, ilmu ramalan nama, Yizhangqing, timbangan roh langit, tahi lalat di badan, bentuk kaki, dan lain-lain.

Ramalan dewata saya sesungguhnya berbeda dengan ramalan nasib demikian, karena saya mengandalkan petunjuk Buddha Bodhisattva.

Saya jelaskan dengan contoh: saya meramal siapa yang terpilih dalam pemilu presiden?

Saya hanya perlu melihat langit.

Nama siapa yang muncul di langit, dialah yang terpilih!

Gampang sekali.

Saya meramal hidup dan meninggalnya manusia?

Saya hanya mengundang "Siming Zhenjun" (Dewa Dapur). Siming Zhenjun akan menuliskan tanggal lahir dan tanggal meninggal di atas kain merah.

Sekali lihat, langsung mengerti.

Saya meramal berkah manusia?

Hanya melihat dewa berkah di sisinya, ada berapa banyak. Atau melihat dewa duka di sisinya, ada berapa banyak.

Maka saya pun tahu berkahnya, atau sama sekali tidak memiliki berkah.

Saya meramal kesehatan dan kecelakaan manusia?

Hanya melihat apakah dewa kemujuran atau dewa kemalangan di sisinya.

Maka saya pun tahu.

Saya meramal pernikahan manusia?

Hanya melihat dewa kebahagiaan datang, maka tahu jodohnya telah datang.

Dewa kebahagiaan tidak ada, jodoh belum datang.

Bagaimana melihatnya? Ada "mata dewa", "mata kebijaksanaan", "mata Dharma", "mata Buddha", maka dapat melihatnya. "Mata fisik" tidak dapat melihatnya. Jadi, ramalan dewata saya, tidak dapat diketahui oleh orang awam, hanya diri sendiri yang mengetahuinya.

Sutra Lamkara-sastra mengatakan:

Menerima dan diterima, keduanya disebut sinar hati.
能取及所取,此二為心光。
Munculnya bermacam-macam sinar hati mengikuti munculnya bermacam-macam wujud.
種種心光起,如是種種相。

Kita sadhaka, karena ketrampilan melatih diri yang dalam, bisa mendapatkan 5 mata dan 6 daya gaib, bahkan hal yang kita tidak ketahui, dengan berdoa dan menyampaikan pada Guru, Yidam, dan Dharmapala, saat tidur malam hari, Guru, Yidam, dan Dharmapala akan datang memberitahu kita.

Inilah:

Merenungkannya, merenungkannya!
Kontak dengannya, kontak dengannya!

buku ke : 227 {Setitik Pencerahan}
書: {227_悟境一點通}