Buddha merupakan agama tertua kedua di Indonesia, tiba pada sekitar abad keenam masehi. Sejarah Buddha di Indonesia berhubungan erat dengan sejarah Hindu, sejumlah kerajaan Buddha telah dibangun sekitar periode yang sama.
#3951
Apakah Cenayang Pembawaan Lahir Bisa Dipercaya? buku : 227_Setitik Pencerahan

Oleh: Grandmaster Sheng-yen Lu


Penanya bertanya, "Kita tahu bahwa Anda sebagai Dharmaraja, Anda mengandalkan pelatihan diri Buddhadharma, sehingga Anda baru memiliki kemampuan sebesar ini. Namun, ada sebagian orang seakan-akan telah memiliki kemampuan demikian semenjak lahir, mengapa bisa demikian? Apakah cenayang pembawaan lahir bisa dipercaya?"

Jawaban saya: lebih dulu menulis sebuah cerita lucu sederhana, agar kita semua bergembira sejenak:

Ada dua pria sedang mengobrol.

Si A bertanya pada Si B, "Berapa gajimu setiap bulan?"

Si B menjawab, "Pendapatan saya setiap bulan sebesar 1 juta dollar."

Si A terbelalak, bertanya, "Apakah Anda adalah komisaris perusahaan?"

Si B menjawab, "Bukan."

Si A bertanya, "Kalau begitu, apa pekerjaan Anda?"

Si B menjawab, "Bermimpi."

Hahaha!

Maksud saya adalah, setiap manusia adalah pemimpi, malam bermimpi, siang juga mimpi siang bolong, "mimpi siang bolong" yaitu setiap hari berkhayal, setiap hari berangan-angan, setiap hari berpikir bodoh, berangan-angan sampai menjadi tergila-gila!

Ada sebuah pepatah yang sangat bagus, "Di dalam mimpi, kita telah menempuh banyak jalan, begitu bangun, menemukan diri sendiri masih di atas tempat tidur!"

Pepatah ini ada kesan memperingatkan, "Jangan menempuh jalan panjang yang sia-sia!"

Lebih lanjut:

Ada 3 manula, menceritakan penderitaan atas fungsi tubuh mereka yang telah menurun:

Manula berumur 70 tahun berkata, "Yang seharusnya mengeras, tidak mengeras, yang tidak seharusnya mengeras, malah mengeras!"

Manula berumur 80 tahun berkata, "Saya sudah tidak ada perasaan apa-apa lagi!"

Manula berumur 90 tahun berkata, "Bawa seorang pacar ke motel, lupa apa tujuan ke sana, sama sekali tidak ingat apa-apa, aneh sekali!"

Hahaha!

Saya berkata, "Terimalah kenyataan!"

Bicara tentang "konsultasi", bicara tentang "cenayang", saya pernah berkata, "Kekuatan cenayang" ada perbedaan besar dan kecil, tergantung dengan roh apa ia mampu kontak, apakah roh hewan, roh hantu, atau roh siluman.

Ketiga roh ini mudah sekali kontak. Namun, kemampuannya tidak besar, tidak tahu bahwa dirinya akan menjadi lebih baik, jika dirinya jujur dan sungguh-sungguh serta tekun dan gigih.

Mengenai "Roh Buddha", "Roh Bodhisattva", "Roh Tingkat Tinggi" tidak mudah kontak, yang bisa kontak dengan mereka adalah sadhaka agung. Namun, sadhaka agung sejati adalah orang berilmu tinggi yang "tidak terlibat dalam duniawi", tidak menggubris masalah sepele duniawi.

Banyak sadhaka, jika terlalu banyak "terlibat dalam duniawi", akan terbelenggu oleh tumimbal lahir.

Sadhaka agung tidak meminjam alasan "konsultasi". Jika ada, juga kadang-kadang hanya sekedar memudahkan insan saja. Sebagian besar mengalir dengan sendirinya.

Di sini, saya menasihati orang awam, jangan terlalu melekat dengan "konsultasi", "cenayang". Sang Buddha menganjurkan, "Melatih satu, bertambah satu, melatih dua, bertambah dua. Horoskop, cenayang, konsultasi, abaikan saja!"

Cenayang pembawaan lahir, memang ada.

Itu merupakan sebab-musabab karma dari tumimbal lahir yang terdahulu.

Namun, apakah Anda tahu ia mampu kontak dengan roh apa?

Ia mengaku Bodhisattva Avalokitesvara.

Saya justru melihat hantu wanita yang tenggelam dalam air.

Anda mau percaya juga boleh, tidak percaya juga tidak apa-apa, percaya atau tidak, Anda putuskan saja sendiri.

Zaman sekarang, banyak sekali cenayang.

Kalian percaya atau tidak adalah urusan Anda sendiri. Saya! Saya hanya percaya diri sendiri melatih diri dengan sungguh-sungguh, mengapa tidak melatih diri sungguh-sungguh? Ubah semua jodoh negatif menjadi jodoh positif, mari kita ubah nasib kita sendiri, kekuatan makhluk halus sangat terbatas.

Saya hadiahkan sebuah gatha pada Anda semua:

Dengan kekuatan pahala saya, dengan kekuatan pemberkatan Buddha.
Kekuatan hakikat Dharmadhatu, segala sesuatu berjalan sesuai keinginan dan bahagia.
Yang lain-lain juga kontak batin, semua harapan terkabulkan.
#4116
alinjuanda wrote:skrg ini banyak banget loh kak cenayang mengatasnamakan buddha, konghucu islam, ah setiap agama lah
mereka menganggap mereka bukan cenayang tp yg mereka lakukan praktek perdukunan
Hahaha... itu uda ada sejak jaman dahulu bukan sekarang aja...
Makanya lebih baik mengembangkan kesadaran diri dan otomatis kebijaksanaan dan lainnya turut berkembang... semua hal pasti akan terjawab jika waktunya tiba, kuncinya cuma sabar dan tidak melekat :D jd gk usa ke cenayang / medium :D

Kebijaksanaan berkembang membuat nalar bekerja dengan baik. Otomatis tidak mudah tertipu :D