Silahkan diskusi bebas tentang Indigo disini, termasuk pertanyaan dan jawaban tentang indigo.
By nama samaran
#5807
Saya pernah mikir, kelebihan yg kita punya itu pemberian TUHAN Atau bangsa jin / setan yg berusaha menyesatkan kita dengan "bisikan" mereka. Coba deh dipikirin kalo kita jarang / nggak pernah ibadah Tapi punya "kelebihan", Dari mana asalnya "kelebihan" itu ya?? Beda hal nya kalo kita rajin ibadah, dekat sama sang pencipta, mungkin sang pencipta berbaik hati memberikan kita sedikit amanah di kehidupan ini.
Mari kita lebih mendengkatkan diri ke sang pencipta biar terhindar Dari bisikan setan yg terkutuk. Amin

#terimakasih
User avatar
By hexasana
#5811
Suatu 'Kelebihan' itu memang bisa Pemberian Sang Pencipta (anggaplah,: Alamiah)...Ataupun pemberian dan bantuan mahluk Astral.

Menurutku , KESESATAN dalam Hal Beragama (kpd Sang Pencipta) itu adalah:
- 1. Memakai Agama untuk MEMBANTAI orang lain.
- 2. Memakai Agama untuk MENIPU orang lain.
- 3. Memakai Agama untuk Ngebohongin orang lain.
- 4. Memakai Agama untuk EGO (kepentingan) diri sendiri thd orang lain.
- 5. Memakai Agama untuk Mencari Uang/Nafkah.

Memang ada hal yg disebut kesesatan itu ialah menyimpangkan ajaran suatu agama, namun ini pada intinya adalah menipu/membohongi orang lain.
By nama samaran
#5813
Numpang sharing ya :D
Ketika orang punya kelebihan Tapi jauh Dari sang pencipta nanti yg ditakutin adalah kesombongan/Ego (kalo kata bang hexa), kalo udah kaya gitu yg terjadi orang tersebut udah kaya "superman", berasa mampu. Dan lupa asal Dari "kelebihannya" itu. Makanya saya di atas ngajak semua yg disini ngedeketin diri lagi sama sang pencipta biar lebih bijak make "kelebihan" nya.
By anjaniey
#6552
Selama dalam keraguan, kalo bisikannya berupa hal2 baik ya diikuti jg ngga papa. Hal baik maksudnya ngga cuma baik buat diri sendiri tp jg sekitar, yg ngga melanggar aturan2 yg mutlak. Yg harus diwaspadai hanya ego sendiri aja, belajar self control supaya ngga sampe jd takabur atau berasa hebat. Nanti disitu sesatnya.
Manusia diciptakan dr tanah dan akan kembali ketanah, lalu kenapakah manusia merasa berhak menganggap dirinya dan bersikap seperti layaknya makhluk langit? (Terinspirasi dr perkataan teman).