Forum ini sama saja dengan Blog / Diary, yang bisa di isi setiap hari kegiatan kamu, ayo buat Thread disini, mau nulis puisi, atau sekedar berbagi ceritamu sehari-hari bebas saja.. dan asyiknya bisa di komentarin oleh member KI lainnya :)
By mokuchan
#8386
Aku tahu itu namanya empath, ketika kita bisa merasakan apa yang dirasakan orang lain, kadang kita bisa melupakan diri sendiri karena terlalu lebih mementingkan orang lain,,

Ada yang pernah merasa-- seperti suatu perasaan yang meluap luap, perasaan ingin menangis, perasaan ingin merubah sesuatu tapi tidak tahu apa itu,, perasaan ketika kita tahu, bahwa kita sangat sensitif, sampai sampai tahu ketika seseorang tersebut berbohong, seperti tahu bahwa apa yang dikatakan orang lain itu tidak benar.Tahu mana orang yang dermawan, mana orang yang egois, dan aku sangat membenci orang yang egois, maksudku "sangat!! membenci orang yang egois, karena kita tahu dengan tindakan mereka yang tidak peka, tidak sensitif sering menyakiti perasaan kita maupun oranglain.

Perasaan ingin membantu orang lain, apapun caranya agar orang tersebut tidak tenggelam dalam kemalangannya sendiri. Karena tahu kebanyakan orang sekarang adalah egois, yang hanya bisa mementingkan diri sendiri.

Ada gak sih yang ngalamin ini,, apa aku yang terlalu lebay,, bhahaha..
Tapi beneran deh ya,, kebanyakan orang sekarang pada egois.. aku sedih
apa aku yang terlalu sensitif wkwkwk
By anjaniey
#8411
Saat masih ada perasaan marah jengkel atau bahkan benci (hate is a strong word) dengan ketidak adilan, kejahatan dsb, itu masih dalam tataran kesadaran sih menurut gw. Fase awal dr empati. Setelah sampai kepada empati maka kejahatan dan kebaikan akan ditanggapi dengan sama aja. Bahwa kejahatan dan kebaikan adalah hal yang sebetulnya terlepas dr manusia seperti baju. Kamu akan belajar untuk tidak menyetujui tindakan yg dilakukan seseorang (baik atau buruk) tapi bukan tidak menyukai orang yang mengambil tindakan tersebut. Krn bagaimanapun kita sama2 manusia and no man should judge other man. Cuma Tuhan yg bisa judge mereka. Toh bagaimanapun jg setiap manusia memiliki alasan tersendiri mengapa mereka melakukan apa yg mereka lakukan dan kita belum tentu paham benar ttg hal itu.
Mengutip kata2 temen gw: bagaimanapun umumnya manusia selalu mengambil keputusan dan melakukan tindakan yang pd saat itu mereka anggap perlu atau mereka anggap itu yg terbaik yg bisa mereka lakukan.

Bukan berarti gw bilang kebaikan atau kejahatan/keburukan adalah sama atau menegasikan bahwa berbuat kejahatan/keburukan itu boleh2 aja ya. Hanya tentang bagaimana kita mempersepsikan, mengolah (pikiran dan hati) sehingga mempengaruhi keluaran diri kita baik kedalam dan keluar.

Salam,
User avatar
By 3rdeyeblind
#8412
indeed, ga ad yg salah atau benar dlm berempathy tp sebisa mungkin merasakan dan memberikan yg terbaik dan jgn sampai keburukannya yg kjadian.
sampe kapanpun kita akan trus belajar gmn melatih empath dgn lebih baik lg. gw jg ga permah tahu jika gw merasa ada rasa iblis yg mengalir di ego gw, ya gw usahakan mengademkannya dan menjadikannya rasa malaikat buat diri gw dan utk orang lain.
tujuan kita sebenernya sama, menuju bahagia dgn kebaikan. dan jika ada keburukan yg terjadi bukan maksdnya cari bahagia dgn cara sesat. ya nurani kita tau mn yg trasa baik utk yg baik2.

kita ga pernah tahu jika ada malaikat yg bersandiwara mnjadi iblis, atau iblis yg bersandiwara menjadi malaikat. mereka sendiri memiliki empath makanya bisa mendalami peran sandiwara lawannya sedemikian rupa. yg wajib kita tau dan pasti kita yakinin adalah sang Pencipta pastinya memberikan kebahagian yg baik tentunya pd semua ciptaannya. itulah yg harus kita rasakan di setiap aliran darah dalam tubuh ini walaupun ada rasa senang(bergejolak) dan sedih(hampa). untuk yg baik tentunya akan memberikan kebahagian untuk semua.
By anjaniey
#8415
3rdeyeblind: mungkin maksud lo empati ya? :D
kalo empath itu sebutan untuk orang yang secara sengaja atau ngga sengaja mampu menyerap energi dan emosi/perasaan orang lain disekelilingnya.
By alinjuanda
#9869
saya ngerasain tapi gak seperti yang di jelaskan sama mokuchan :|
cuma ngerasain tapi pada dasarnya hal itu gak berpengaruh apapun sama diri saya :D
By luzten
#10022
Kalau saya suka gitu, tapi lebih lihat dari body language, mimik muka dan ekspresi wajah, cara bicara, lebih ke ilmu psikologi, jadi tau orang tersebut sedang memikirkan apa dan emosinya seperti apa. :)
By Arkhana
#15811
Empaty tp gk bisa bantuin org yg membutuhkan akhirnya....berujung jadi cuek ato penyesalan.
Terlalu bnyk penafsiran menjadikan polemik antara benar dan salah
empaty dan toleransi harus ada garis batas tp dimana batasnya itu?
apakahkah semua pertanyaan ini mengendap untuk kembali kepada Takdir?
Lakukan yg terbaik, relakan, damaikan diri.
Tanya:Nyata