Forum ini sama saja dengan Blog / Diary, yang bisa di isi setiap hari kegiatan kamu, ayo buat Thread disini, mau nulis puisi, atau sekedar berbagi ceritamu sehari-hari bebas saja.. dan asyiknya bisa di komentarin oleh member KI lainnya :)
User avatar
By Wirashakti
#15059
Dedy. Tapi aku memanggilnya Subali. Sementara dia memanggilku Sugriwa. Nama 2 tokoh kera dalam cerita Ramayana. Kerabat-kerabat Anoman atau Hanuman.
Kami memang suka membuat gaduh. Persis seperti monyet2 yg saling loncat kesana-kesini, berebut makanan bahkan memanjat pohon mangga tetangga. Mencuri barang sebuah-dua buah.
Aku sudah seperti adiknya. Padahal kami datang dari keluarga yg sangat berbeda.
Setengah tahun Subali sakit. Pneumonia. Selama itu juga aku menjaganya. Aku menginap di rumah sakit berbulan-bulan. Maklum, keluarganya jauh. Kota T di Jawa Timur. Sementara kami masih mencari receh di Jakarta.
Makin lama, keadaan Subali semakin tidak membaik. Biaya sudah habis ratusan juta. Belum lagi lambungnya juga bermasalah. Dia ingin pulang. Sekali itu ayahnya menjemputnya setelah sekian lama hanya aku sendiri yg merawat Subali. Aku tertinggal di Jakarta.
Dua minggu kemudian aku menyusulnya ke sebuah rumah sakit besar di kota kelahirannya. Aku mengakhiri kerja. Di sana aku masih sempat menungguinya selama dua minggu.
"Dedy sudah dapat beristirahat di rumah mas." ,kata suster waktu itu.
Aku bersemangat. Menelpon ayahnya yg sibuk sebagai seorang kepala sekolah SD. Ibunya? Ibunya telah berpulang tujuh tahun silam.
Beberapa lama kemudian ayahnya menjemputnya memakai mobil pribadi. Aku pun turut. Turut pula menjaga di rumahnya. Sementara ayahnya senja baru berjaga. Biasanya.
Tengah malam, jarum pendek menunjuk ke arah angka 1 sementara jarum panjang mengarah ke angka delapan. Tidurku tiba2 terjaga. Tidak mengantuk sama sekali. Subali tidur di kasur tanpa ranjang, sementara aku tidur di sofa. Hanya terpaut 2 meter. Berjaga jika saja Subali butuh apa2.
Detik2 jam terdengar keras. Hawa ruangan yg tadinya panas berubah menjadi sejuk meski tanpa kipas angin.
Allaahumma antas salaam.. gumamku sambil melihat wajah Subali yg kuyu, pucat. Aku benar2 iba. Sangat iba.
Sejenak. Terberkas sinar sebesar kunang-kunang tapi dengan secepat angin mengembang menjadi sinar putih berbentuk siluet manusia. Sinar itu muncul dari arah kaki Subali. Jelas, berbentuk manusia. Perlahan muncul tangan, mengusap mulai dari ujung kaki Subali, tangan kirinya, perut, dada, wajah, kepala. Cahaya itu berhenti sejenak. Seolah tengah menengadahkan wajahnya padaku yg memasang muka heran, takjub, takut.
Ayah Subali yg tidur di sofa berseberangan denganku. Masih tidur pulas. Hanya aku yg melihat kejadian itu.
Secepat angin pula cahaya itu menghampiriku hampir2 menabrak wajahku. Mungkin ia berhenti berjarak lima jari. Tepat di depan wajah. Jelas2 wajah itu tanpa wajah, hanya siluet hidung. Mana mata mana mulut, tidak jelas. Hanya cahaya putih bersih yang sejuk, tidak silau. Pelan2 menuju telinga kiriku. Aku masih kaku. Termangu.
"Wus cedhak tumekane janji." ,katanya.
Artinya: Sudah dekat datangnya janji.
Dalam bahasa jawa.
Aku masih terbelalak.
Sinar itu mundur. Mengusap Subali. Kemudian menghilang di tempat di mana ia muncul.
Tidak samar. Yg dimaksud adalah kepergian Subali ke Pangkuan Tuhan.
Semalam suntuk aku tidak bisa tidur. Hanya merokok di teras rumah sampai pagi. Bale-bale bambu di bawah pohon sawo.
Tepat 40 hari kemudian. Sabtu wage, akhir november 2015 jam 9 pagi. Subali mengeluh: Wo, pandanganku kabur.
Aku meraih botol air mineral dan sedotan.
"Minum."
Dia tidak menjawab.
Hanya mata yg terbuka.
Tanpa nafas.
Dia tidak pernah mau minum lagi.
Sampai sekarang.
By snorlax
#15139
Cerita yang agan buat ini kok mirip dengan cerita pewayangan yang berjudul "Subali dan Sugriwa"









_______________________________________________
Jasa Eksepedisi Terminal Cargo Juanda siap melayani pengiriman barang Anda port to port selama 24 Jam
User avatar
By Wirashakti
#15151
snorlax wrote:Cerita yang agan buat ini kok mirip dengan cerita pewayangan yang berjudul "Subali dan Sugriwa"

Kalau cerita pewayangan subali dan sugriwa kan subali mati dipanah ramawijaya.
Kalo saya sm almarhum itu memang saya manggil dia Subali. Dia manggil saya sugriwa. Karena kami memang bertingkah suka jahil kayak kera :v







_______________________________________________
Jasa Eksepedisi Terminal Cargo Juanda siap melayani pengiriman barang Anda port to port selama 24 Jam
User avatar
By luki
#15154
suatu rahasia allah yg di perlihatkan supaya kita tidak lupa akan kebesaran allah SWT
supaya ingat akan kematian..