Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia, dengan 85% dari jumlah penduduk adalah penganut ajaran Islam. Mayoritas Muslim dapat dijumpai di wilayah barat Indonesia seperti di Jawa dan Sumatera.
By anjaniey
#6579
Ada 3 macam lokasi rekaman:
1. Otak manusia, berwujud sebagai memory atau ingatan.

2. Genetika manusia.
Sistem informasi genetika didalam inti sel selalu merekam segala informasi yang melibatkannya. Perbuatan yang terjadi berulang2 akan terekam di dalam genetika sebagai kecerdasan genetik. Sehingga tubuh kita menjadi memiliki kebiasaan merespon kejadian secara khas. Mulai dr tingkat molekuler, sekuler sampai pada tataran organik secara utuh. Karakter dan bahasa tubuh yang khas pada setiap orang adalah perwujudan dari rekaman genetik itu. Dan, kelak rekaman genetik ini bisa menurun kepada anak2nya sebagai kecenderungan khas terhadap sesuatu. Termasuk diwariskannya penyakit tertentu.

3. Rekaman alam semesta.
Dalam sudut pandang fisika gelombang, tubuh maupun alam sekitar kita ini tak lebih hanyalan lautan energi alias samudra frekuensi. Tubuh kita, mulai dari pikiran, perasaan, denyut jantung, dan trilyunan sel tubuh semuanya bekerja secara kelistrikan yang menghasilkan frekuensi elektromagnetik. Sehingga tubuh kita selalu memancarkan medan elektromagnetik itu kemana2. Setiap berbuat sesuatu, pada dasarnya kita melakukan perubahan medan elektromagnetik yang menyelimuti tubuh kita. Nah perubahan medan itulah yang direkam oleh alam sekitar.
Sebagai ilustrasi, dimanapun anda berada terdapat gelombang radio atau gelombang televisi dr berbagai belahan dunia. Gelombang2 tersebut telah menempuh jarak ribuan kilometer dan tidak pernah lenyap. Mereka tetap mengambang di alam semesta dan bisa ditangkap dimanapun kita berada dengan peralatan yang sesuai. Jika seseorang tidak bisa menangkap atau melihat gelombang tersebut, bukan krn gelombang itu tidak ada, melainkan karena ia tidak menggunakan alat yang tepat. Misalkan menggunakan antena biasa. Cobalah menggunakan antena parabola kualitas terbaik, maka berbagai macam gelombang yang bersliweran disekitar kita akan bisa dideteksi.
suatu saat nanti boleh jadi akan ditemukan teknologi yang bisa menangkap gelombang dari berbagai kejadian masa lalu, itu bukanlah angan2 yang tidak mungkin. Persoalannya adalah seberapa bagus kualitas peralatan yang kita gunakan untuk memutar kembali rekaman alam semesta itu. Maka betapa mudahnya Allah mengadili manusia, karena segala perbuatannya memang sudah terekam oleh lingkungan sekitar dimanapun manusia berada! (Agus Mustofa)
#6668
1. otak man dibuat efisien, satu hari otak man mampu merekam hingga 16 terrabyte, tp ketika masuk memory jangka panjang/long term memory paling hanya sekitar 2-12 gigabyte saja

2. Kode genetik hanya bersifat potensi

3. Dalam khasanah psikologi ini dsb psikometri, setiap tingkah laku manusia setiap hari, detik, menit, jam, bahkan dalam seluruh hidupnya adalah rekaman/telah direkam oleh lingkungannya sendiri.
By anjaniey
#6689
Ya, otak manusia hanya salah satu alat perekamnya yg bisa selalu kita putar ulang lg rekamannya demi kebaikan introspeksi.
Ttg kode genetik memang bersifat potensial yg adalah kemungkinan yg bukan ngga mungkin terjadi. Kode genetik pun biasanya didukung dengan didikan orang tua, kebiasaan2 yg diajarkan atau direkam oleh anak dr masa kecil hingga dewasa. Kan seperti yg kita ketahui bersama ada masa dimana anak2 itu adalah menjadi imitasi dr orang tua, mereka merekam dan mengimitasikan pembicaraan dan perilaku orang2 terutama orang tua yang menjadi lingkaran dalam dan frekuensi bertemunya tinggi.
Bagaimana teknisnya psikometri membabarkan perekaman tingkah laku manusia oleh lingkungan? Baik manusia dan entitas lain di alam? Menarik kyknya kalo dibabarkan
#6705
anjaniey wrote:Ya, otak manusia hanya salah satu alat perekamnya yg bisa selalu kita putar ulang lg rekamannya demi kebaikan introspeksi.
Ttg kode genetik memang bersifat potensial yg adalah kemungkinan yg bukan ngga mungkin terjadi. Kode genetik pun biasanya didukung dengan didikan orang tua, kebiasaan2 yg diajarkan atau direkam oleh anak dr masa kecil hingga dewasa. Kan seperti yg kita ketahui bersama ada masa dimana anak2 itu adalah menjadi imitasi dr orang tua, mereka merekam dan mengimitasikan pembicaraan dan perilaku orang2 terutama orang tua yang menjadi lingkaran dalam dan frekuensi bertemunya tinggi.
Bagaimana teknisnya psikometri membabarkan perekaman tingkah laku manusia oleh lingkungan? Baik manusia dan entitas lain di alam? Menarik kyknya kalo dibabarkan
aku kok malah tembus ke "Kesadaran" ya :D :033: :033: :033:


Nice trit kak :D